• Logo
  • KENALI GEJALA BESER
  • Apakah rasanya seperti Anda tidak dapat menahan keinginan untuk buang air kecil sampai ke toilet ?
  • Apakah Anda kadangkala tiba-tiba merasakan keinginan tak tertahankan untuk buang air kecil ?
  • Apakah Anda pernah ‘mengompol’- walau kadang-kadang hanya beberapa tetesan ?
  • Apakah Anda mengalami keterbatasan beraktivitas karena khawatir tidak dapat mencapai toilet tepat pada waktunya ?
  • Apakah Anda lebih sering ke toilet dibandingkan orang lain ?
  • Apakah Anda sering terbangun pada malam hari untuk buang air kecil ?

Beberapa kondisi lain, yang disebut faktor resiko yang berhubungan dengan OAB (dimana tidak selalu menjadi penyebab timbul OAB). Jika Anda memiliki satu atau beberapa faktor resiko tersebut maka Anda memiliki kemungkinan akan menderita OAB lebih tinggi dibandingkan dengan orang lain, seperti : depresi, kecemasan, attention deficit disorder, fibromyalgia, interstitial cystitis, obesitas, infeksi saluran kemih berulang dan riwayat mengompol pada masa kecil.

Konstipasi

  • Mereka yang menderita OAB terkadang mengalami konstipasi (jarang serta sulit untuk BAB) sehingga mempengaruhi fungsi menyimpan dan mengosongkan kandung kemih.
  • BAB yang besar dan keras dapat memberikan tekanan ke saluran kemih dan menghalangi aliran urin.
  • Otot dasar panggul dapat menjadi lemah akibat terus menerus harus mengedan saat BAB.

Kuesioner OABSS

(Overactive Bladder Symptom Score)

Untuk menilai derajat keparahan OAB yang Anda derita. Maka dokter Anda mungkin akan meminta Anda untuk mengisi kuesioner untuk memberi skor OAB dengan isi seperti ini.